Langsung ke konten utama

5 Kuliner Khas Dari Kabupaten Pati

Hasil gambar untuk makanan pati
Kabupaten Pati adalah salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah yang memiliki 21 kecamatan. Berbagai kebudayaan ataupun adat istiadat semakin menambah keragaman yang ada di kabupaten yang memiliki semboyan Pati Bumi Mina Tani. Tak kalah dari kebuduayaan ataupun ada istiadat, kulinernya pun sangat beragam dan dijamin bikin kita semua akan ketagihan untuk mencicipinya. Penasaran apa saja kuliner khas dari Pati??? 

Soto Kemiri 
Hasil gambar untuk Soto Kemiri

Soto kemiri adalah makanan khas dari dukuh Kemiri, Desa Sarirejo, Kabupaten Pati. Singkat cerita dulu banyak warga yang tidak mampu membeli ayam atau daging sebagai bahan dasar pembuatan soto, maka masyarakat memakai bumbu kemiri sebagai penggantinya. Soto kemiri terdiri dari semangkuk nasi yang diisi dengan kecambah atau tauge, seledri, bawang goring dan sedikit taburan suwiran ayam yang disiram kuah encer soto. Dalam penyajian soto kemiri sangatlah unik, nasi yang telah dikasih kuah dan beberapa kali kuahnya dikembalikan dikuali. Sebagai proses terakhir menuangkan kuah ke mangkuk nasi sehingga nasinya menjadi hangat. Untuk harga satu nasi soto kemiri hanya empat sampai lima ribu rupiah. Murah bukan? Minat mencoba?

Nasi Gandul 

Hasil gambar untuk Nasi Gandul

Nasi gandul merupakan masakan khas dari Pati, yang mempopulerkan nasi gandul ini adalah desa Gajahmati. Itulah sebabnya banyak ditemui tuisan Nasi Gantul Gajah Mati. Ada beberapa versi dalam sejarah nasi gandul, versi pertama sebutan nasi gandul beraasal dari pikulan yang berisi kuali di satu sisi dan bakul nasi serta peralatan maan nasi gandul di sisi lain yang digunakan oleh para penjual nasi gandul untuk menjajakan dagangannya. Kemudia pikulan tersebut digotong sehinggapikulan tersebut naik turun seirama dengan langkah sang penjual. Oleh sebab itu masyarakat kemudian menamainya dengan nasi gandul. Versi yang kedua, nama nasi gandul terinspirasi dari cara penyajiannya yang unik. Piring yang telah dilapisi oleh daun pisang, kemudian diisi oleh nasi baru setelah itu dikasih kuah. Dengan penyajian tersebut masyarakat lebih menganal nasi gandul karea nasinya tidak menyentuh piring dan dianggap mengambang. Saat membeli nasi gandul biasanya hanya mendapat nasi serta kuah gandul dengan sedikit potongan daging sapi. Tapi ada beberapa tambahan lauk yang disediakan misal, perkedel, tempe goring, tahu bacem, daging sapi dan jeroan sapi. Satu piring nasi gandul biasanya dibandrol dengan harga Rp. 20.000,- an.

Bandeng Presto 

Hasil gambar untuk Bandeng Presto

Bandeng presto adalan kuliner khas dari Pati khususnya dari daerah Juwana. Olahan ini berasal dari ikan bandeng yang banyak dibudidaya oleh para warga Juwana. Bandeng presto atau biasanya diesbut juga bandeng duri lunak karena hasil pengolahannya yang menggunakan kompor yang bertekanan tinggi, biasanya teknik memasak ini juga disebut Presto. Untuk mendapatkan bandeng dengan duri yang lunak, bandeng tersebut diolah selama beberapa jam untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Di Juwana harga satu box ikan bandeng presto yang berisi 2 ikan berkisar sekitar Rp.10.000 – Rp. 25.000,-

Mangut Kepala Ikan Manyung / Mangut Ndas Manyung 

Hasil gambar untuk Mangut Kepala Ikan Manyung / Mangut Ndas Manyung

Mangut kepala ikan manyung ini merupakan makanan khas kota Pati yang biasanya juga disebut Mangut Ndas manyung. Hidangan bersantan ini memiliki rasa yang pedas dan nikmat untuk disantap selagi hangat atau panas. Bahan baku utama dari makanan ini tentu saja kelapa ikan manyung asap yang merupaaakan salah satu hasil tangkapan nelayan Juwana. Mangut, dalam racikan masakannya selalu menggunakan santan dan kunyit dalam tingkat kepekatan kuah yang berbeda-beda. Hal tersebut yang membuat masakan ini memiliki cita rasa dan penampilan yang sangat menarik. Satu porsi mangut kepala manyung ini bisa dinnikmati mulai dari harga Rp. 30.000 – Rp. 60.000,-. Sedangkan jika hanya ingin membeli daging manyung satu porsinya berkisar Rp. 8.000 – Rp. 10.000. 

Nasi Tewel/Sego Tewel 

Hasil gambar untuk Nasi Tewel/Sego Tewel

Sego tewel atau nasi tewel adalah salah satu masakan khas dari Kabupaten Pati yang banyak di jumpai di daerah Desa Tambakromo. Hidangan ini berbahan utama yaitu nangka muda yang dimasak dengan santan sebagai kuah sayurnya. Biasanya nasi tewel ini dihidangkan dengan alas daun jati ataupun daun pisang. Saayur tewel yang rasanya tidak terlalu manis, tidak terlalu asin dan juga irisan cabe rawit yang membuat hidangan ini sangat pas untuk disantap. Adapun makananan pendaping dari nasi tewel ini seperti ada tempe goreng, bakwan (pia-pia), kerupuk dan rempeyek yang akan melengkapi hidangan ini. Harga yang dibandrol untuk satu porsi sego tewel ini pung bisa dibilang sangat murah yaitu berkiras Rp. 3.000 – Rp. 5.000,-. Untuk harga pelengkapnya hanya masing-masing Rp. 500. 

Penasaran yuk berburu kuliner di Kabupaten Pati dijamin bikin ketagihan dehh 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nusantara Droid War : Komik Pengangkat Legenda dan Dongeng di Indonesia

Nusantara Droid War atau yang lebih dikenal dengan NDW, merupakan sebuah komik online yang berada di sebuah aplikasi LINE yaitu Webtoon. Komik ini hasil besutan dari Satria EXZ dan Vega Mandalika, tapi untuk sekarang masih dipegang oleh Vega Mandalika yang dibantu oleh teman-temannya. NDW ini memiliki genre komik fantasi yang menceritakan sebuah permainan modern yang sedang trend di Indonesia. Para player memiliki sebuah bidak atau jagoan yang didalam komik tersebut disebut droid. Para player pun mengadu droid-droidnya satu sama lain dengan menyajika kekuatan-kekuatan yang berbeda-beda pula. Tetapi menarik disini adalah droid-droid yang dimiliki player NDW merupakan berbagai hal yang berkaitan dengan unsur nusantara Indonesia, mulai dari kisah rakyat, legenda, tarian daerah, hingga kisah mistis yang ada di Indoensia. Semua itu dikemas dengan wujud ilustrasi yang modern tanpa meninggalkan ciri khas tokoh yang akan di jadikan droid. Sampai saat ini NDW sudah mencapai episode 125 de...

Tembang Macapat Sinom dan Artinya

Tembang macapat Sinom merupakan salah satu tembang macapat yang banyak berbicara tentang anak muda yang sedang mengalami pertumbuhan. Dalam tradisi jawa, tembang banyakk dimanfaatkan sebagi sebuah piwulang (ajaran) dan wewarah (mengajari), tak terkecuali tembang macapat sinom . Salah satu tembang macapat sinom yang paling populer adalah karya KGPAA Mangkunegoro ke IV (1811-1882 M) yang terdapat dalam Serat Wedatama, Pupuh Sinom, podo 15. Tembang ini sering dikenal dengan nama Sinom Gadhung Melati.

RESUME BUKU "Ilmu Pengetahuan Sebuah Tinjauan Filosofi (A. Sony Keraf & Mikhael Dua)" BAB 7 METODE INDUKSI

Induksi adalah cara kerja ilmu pengetahuan yang bertolak dari sejumlah proposisi tunggal atau partikular tertentu untuk menarik kesimpulan umum tertentu. Dengan kata lain, atas dasar sejumlah fenomena, fakta maupun data tertentu yang dirumuskan dalam bentuk proposisi-proposisi tunggal ditarik kesimpulan yang dianggap benar. Cara kerja ini pada umumnya dimulai dengan penelitian untuk mengamati berbagai fenomena, kemudian dievaluasi untuk bisa melahirkan kesimpulan umum tertentu. Kesimpulan ini pada umumnya merupakan generalisasi dari fakta dan data yang memperlihatkan kesamaan, keterkaitan, dan regularitas di antara fakta yang ada. Cara kerja induksi ini dapat secara sah menarik kesimpulan umum tertentu yang dianggap benar dan berlaku umum. Kendati kita secara sah mendasarkan diri pada berbagai fakta yang ada untuk menarik kesimpulan yang benar, namun tidak menjamin bahwa kesimpulan itu bersifat mutlak, karena ciri dasar dari induksi adalah bahwa induksi selalu tidak lengkap. 1)  ...